ILMU ADMINISTRASI
BAB 2 PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN ILMU ADMINISTRASI
Manusia selalu hidup
berkelompok dalam menjalankan kehidupannya. Salah satu kelompok itu ialah
sebuah usaha kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.Ilmu
administrasi adalah Segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja
sama dari sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu dipelajari oleh suatu
cabang ilmu.
Administrasi didefenisikan oleh banyak para ahli, karena
memang istilah administrasi mempunyai berbagai macam pengertian
di Indonesia saja. The Liang Gie telah berhasil mengumpulkan lebih
dari empat puluh lima defenisi administrasi kemudian ia
mengelompokkan kedalam tiga kategori defenisi administrasi, yakni :
a. Administrasi
dalam pengertian proses atau kegiatan
Menurut
Sondang P. Siangan Administrasi adalah keseluruhan proses kerja sama antara dua
orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan.
b. Administrasi
dalam pengertian tata usaha
Menurut
Munawardi Reksohadiprowiro “dalam arti sempi” administrasi berarti tata usaha
yang mencakup setiap pengaturan yang rapi dan sistematis serta penentuan
fakta-fakta serta tertulis dengan tujuan memperoleh pandangan yang menyeluruh
serta hubungan timbal balik antara satu fakta dengan fakta lainnya.
c. Administrasi
dalam pengertian pemerintah
Menurut
Wijana, administrasi adalah “Rangkaian semua organ-organ Negara rendah dan
tinggi yang bertugas menjalankan pemerintahan pelaksanaan dan kepolisian.
Ø Pengertian administrasi juga di
defenisikan oleh para ahli luar negeri diantaranya :
1. Leonard D. White (1958) Administrasi
adalah suatu proses yang umum dalam semua usaha-usaha suatu kelompok baik dalam
usaha umum atau pribadi.
2. Wiliaw H. Newman (1963) Administrasi adalah
pembimbingan, kepemimpinan dan pengawasan usaha-usaha suatu kelompok individu
kearah pencapaian tujuan bersama.
Ilmu Administrasi merupakan suatu ilmu
yang luas coraknya. Sebab, ilmu ini menerima sumbangan-sumbangan berbagai
pengertian, cara pemikiran, dan cara pendekatan dari cabang-cabang ilmu sosial lainnya.
B. MENGENAL
ILMU ADMINISTRASI
Sebagai pengetahuan sistematis,
ilmu administrasi ini mewujudkan
berbagai pernyataan yang mempunyai bentuk preskripsi dan berbagai proposisi
berupa prinsip ilmiah, kaidah ilmiah, dan teori
ilmiah.Berdasarkan 3 unsur utama dari Administrasi dikembangkan 3
kelompok pengetahuan utama dalam ilmu ini dibagi
menjadi :
- Ilmu organisasi.
- Ilmu manajemen.
- Ilmu komunikasi administratif.
Adapun lima unsur pelengkap dari
Administrasi telah menumbuhkan kelompok pengetahuan dalam ilmu ini berupa, Ilmu
Administrasi kepegawaian, Administrasi keuangan, Administrasi perbekalan,
Administrasi perkantoran dan Administrasi humas .Dalam ilmu Administrasi perkantoran
belakangan ini banyak direncanakansistem informasi manajemen (management
information system/ MIS).Secara ringkas sistem ini adalah suatu kebulatan
jalinan hubungan dan jaring lalu lintas informasi dalam suatu
organisasi mulai dari sumber yang melahirkan bahan keterangan melalui proses
pengumpulan, pengolahan, penahanan sampai penyebarannya kepada semua petugas
yang berkepentingan agar dapat melaksanakan semua tugas dengan sebaik-baiknya dan
terakhir tiba pada pucuk pimpinan organisasi untuk keperluan membuat berbagai
keputusan yang tepat.Tiga kelompok utama, yaitu ilmu organisasi, ilmu manajemen, dan ilmu
komunikasi administratif bersama 5 kelompok unsur pelengkap tersebut di atas
dalam ilmu Administrasi ternyata saling berkaitan satu sama lain.
1.
Ilmu
Administrasi publik
Ilmu ini tidak mempunyai sasaran
tersendiri, melainkan lebih menyerupai suatu rumpun dalam ilmu Administrasi
yang membawahi semua Administrasi dalam lingkungan suasana kenegaraan.
Nilai-nilai terakhir dari keberhasilan Administrasi bisnis adalah
terselenggaranya:
- Pelayanan yang memuaskan kepada kepentingan umum dan warga negara.
- Penyelenggaraan pemerintahan yang bertanggung jawab.
- Adanya pemerintah yang baik.
2.
Ilmu
Administrasi Bisnis
- Administrasi penjualan dan pemasaran;
- Administrasi produksi ;
- Administrasi periklanan;
- Administrasi perbankan;
- Administrasi perhotelan;
Administrasi bisnis merupakan suatu rumpun dalam
ilmu Administrasi yang membawahi semua Administrasi tersebut di atas untuk
masing-masing berkembang sendiri-sendiri menjadi pengetahuan sistematis.Ilmu
ini menjadi syarat penting yang harus dimiliki oleh para pegawai swasta yang bekerja dalam berbagai
perusahaan.
3. Ilmu Administrasi Sosial
Berbagai Administrasi yang berada
dalam lingkungan suasana kemasyarakatan, misalnya:
- Administrasi perhimpunan;
- Administrasi perkumpulan;
- Administrasi yayasan;
- Administrasi koperasi;
- Administrasi serikat buruh;
- Administrasi lembaga fakir miskin;
- Administrasi pekerjaan sosial;
- Administrasi gereja.
Kegiatan-kegiatan dalam lingkungan
Administrasi kemasyarakatan umumnya mempunyai sifat memajukan sesuatu hal atau
memelihara sesuatu kepentingan dari segolongan orang dalam masyarakat.Kegiatan-kegiatan yang dilakukan
oleh lembaga atau badan kemasyarakatan
tidak menonjolkan unsur orang-orang sebagai perseorangan. Ilmu ini merupakan
suatu rumpun dalam ilmu Administrasi yang membawahi semua Administrasi dalam
lingkungan suasana kemasyarakatan.
C.
PENGANTAR ILMU ADMINISTRASI
Administrasi Pembangunan timbul karena adanya
tuntutan dan kebutuhan bagi negara-negara yang sedang berkembang, yang berusaha
mengatasi masalah-masalah keterbelakangan, kemiskinan, kebodohan, dan
sebagainya. Hal ini disebabkan oleh prinsip-prinsip dan teori-teori dari
Administrasi Negara yang tradisional, yang Amerika Serikat dirasakan dikembangkan
di negara-negara Barat, terutama di negara tidak sesuai lagi negara-negara yang
sedang berkembang. Oleh karena itu Administrasi Pembangunan adalah Administrasi
Negara yang berorientasi terhadap pembangunan. Di samping itu Administrasi
Pembangunan juga masih mendasarkan diri atas prinsip-prinsip dan analisis
Administrasi Negara. Beberapa pendapat dan definisi Administrasi Pembangunan
telah dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai bahan perbandingan dan untuk
memperluas wawasan. Selanjutnya dikemukakan perbedaan antara Administrasi
Negara dan Administrasi Pembangunan untuk lebih memperjelas batas-batas dan
ruang lingkupnya.
Ø Pengelompokan
Ilmu Administrasi
Pengelompokan Ilmu Administrasi terdiri atas (a) pengelompokan yang
bersifat administrasi umum, (b) pengelompokan di bidang pembangunan, (c)
pengelompokan yang bersifat sektoral, dan (d) pengelompokan atas dasar
Pelayanan administratif (administrative services). Pengelompokan yang terakhir
yaitu pelayanan administratif dilakukan oleh satuan kerja yang disebut dengan
Kantor (Perkantoran) atau Manajemen Kantor (Perkantoran). Administrasi
Perkantoran bertugas membantu pelaksanaan tugas pokok/tujuan Organisasi/Badan
Usaha. Administrasi Kantor/Perkantoran biasanya disebut “Sekretariat” atau
“Tata Usaha” yang bertugas melakukan pelayanan administratif, berupa urusan:
Kerumahtanggaan, Ketatausahaan, Kepegawaian, Keuangan, dan sebagainya yang
bersifat pelayanan intern (internal services).
Ø
Perkembangan
Administrasi Sebagai Ilmu
1.
Upaya yang dilakukan oleh Henry Fayol dalam usaha
menyelamatkan industri pertambangan yang mengalami kemunduran.
2.
Alasan
diperlukan latihan dan teori Administrasi,serta upaya yang dilakukan oleh Henry
Fayol untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
v
Hasil Penelitian Henry Fayol yaitu :
Pengalaman dan Penelitian F.W. Taylor untuk
meningkatkan produktivitas kerja para Pekerja di Perusahaan Besi Baja Midvale
dan Bethlehem. Berdasarkan atas prestasi kerjanya selama ia bekerja di
Perusahaan Besi Baja Midvale, selama 6 tahun ia telah, ia telah dipromosikan
dari pekerja biasa, Kepala Pekerja, Pengawas Pekerja, Kepala Montir, Kepala
Perencana sampai ia menduduki jabatan tinggi sebagai ahli-ahli Teknik/Insinyur
di Perusahaan Midvale tersebut. Oleh karena keberhasilannya, ia diminta untuk
memperbaiki Perusahaan Besi Baja Bethlehem yang sedang mengalami kemunduran.
Berdasarkan atas ketekunannya ia dapat berhasil menyelamatkan Perusahaan ini
dari suatu kebangkrutan.
Ø
Perkembangan
Ilmu Administrasi Di Indonesia
Ilmu
Administrasi pada Waktu Pemerintahan Hindia Belanda dan Pengaruh Administrasi
Militer yaitu :
Praktik-praktik administrasi yang dilakukan oleh pemerintah Hindia
Belanda, baik di bidang Pemerintahan, Hukum dan Perekonomian. Namun
praktik-praktik administrasi tersebut, dimonopoli oleh orang-orang Belanda.
Sehingga ilmu Administrasi kenyataannya menjadi milik bangsa penjajah.
Orang-orang
Indonesia hanya sekedar sebagai pelaksana saja. Mereka pada umumnya hanya
memiliki pangkat sebagai Mandor/Krani, Juru Tulis (Klerk), sehingga mereka
hanya mengenal arti administrasi dalam arti sempit.
Pengaruh keberhasilan Administrasi Militer pada
Perang Dunia II, menyebabkan bangsa-bangsa di dunia banyak mempelajari ilmu
administrasi.
Menyadari atas kekurangannya di bidang administrasi,
pemerintah Indonesia mendatangkan Misi Ahli dari Amerika Serikat untuk
memperbaiki kekurangan tersebut.
Akhirnya Misi Ahli memberikan rekomendasinya, yaitu:
Perlunya “Pendidikan dan Latihan Administrasi di Indonesia” (Training for
Administration in Indonesia).
Ø
Hubungan
dan Kaitan Antara Administrasi, Organisasi dan Manajemen
1.
Pendapat
yang menyatakan bahwa administrasi sama dengan manajemen. Seperti pendapat yang
dikemukakan oleh PBB bahwa kedua istilah itu dipakai secara sinonim, di mana
administrasi banyak dipergunakan di bidang administrasi Negara, sedangkan
manajemen banyak dipergunakan di bidang administrasi Niaga (swasta) dan
Administrasi Niaga (negara).
2.
Pendapat yang menyatakan bahwa administrasi berbeda
dengan manajemen. Hal ini terutama di bidang administrasi Negara, administrasi
Pemerintah yang dilakukan oleh Presiden dan para Menteri sebagai penentu
kebijaksanaan dalam rangka mencapai tujuan negara. Sedangkan yang wajib
melaksanaan kebijaksanaan tersebut ialah manajemen. Manajer bertanggung jawab
untuk melaksanakannya ke arah tercapainya tujuan tersebut.
3.
Administrasi
sesuai dengan prosesnya ialah menentukan tujuan dan kebijaksanaan, sedangkan
organisasi sebagai wadah untuk mencapai tujuan.
5.
Sesuai
dengan tingkat-tingkatnya, maka kemampuan manajemen (managerial skill) meliputi
kemampuan konsepsional, kemampuan melakukan hubungan dengan manusia yang lain
(human skill), dan kemampuan teknis (tecnical skill).
6.
Arti,
definisi, ciri-ciri dan prinsip-prinsip organisasi, perbedaan sentralisasi
dengan desentralisasi organisasi, dan organisasi formal dengan organisasi
informal.
Ø
Unsur-Unsur
Administrasi
Unsur
adalah bahagian dari pada sesuatu,sedangkan keseluruhan unsur yang merupakan
satu kesatuan yang bulat menjadikan adanya sesuatu itu.Demikian pula
Administrasi ada,karena adanya unsure-unsur atau bahagian-bahagian yang
menjadikannya.
1.
Sekelompok
orang.
2.
Kerja
sama.
3.
Tujuan
tertentu.
Apabila
salah satu dari ketiga unsure tersebut tidak ada maka kegiatan tersebut tidak
dapat dikatakan sebagai kegiatan administrasi. Oleh
karena itu,unsur-unsur tersebut dikatakan unsur-unsur mutlak.
Sehubungan dengan
unsur-unsur administrasi ini dan untuk menjadi studi perbandingan bagi
kita,maka dikemukakanlah pendapat dari dua ahli yang telah memberikan pembagian
unsur-unsur administrasi :
1.
Dua
orang atau lebih.
2.
Tujuan.
3.
Tugas
yang hendak dilaksanakan.
4.
Peralaran
dan perlengkapan.
4.
Organisasi.
5.
Manajemen.
6.
Komunikasi.
7.
Kepegawaian.
8.
Keuangan.
9.
Perbekalan.
10. Ketatausahaan.
11. Hubungan Masyarakat.
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT,karena berkat Rahmat
dan Hidayah-Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan waktu
yang ditentukan,yang mana dalam makalah ini kami akan menjelaskan tentang Ilmu
Administrasi.
Dalam penyajian makalah ini bertujuan untuk memberi
wawasan kepada pembaca dalam memahami pengertian tentang Administrasi menyadari
akan maksud tersebut,dan atas berbagai upaya dalam membaca,utamanya teori-teori
tentang administrasi maka disusunlah makalah ini dengan harapan dapat membantu
pembaca untuk lebih memahami lagi tentang Ilmu Administrasi.
Namun demikian tentu saja dalam makalah ini masih
terdapat kekurangan-kekurangan yang pada gilirannya akan menjadi tantangan bagi
penyusun,untuk senantiasa menutupinya di dalam upaya mendekati
kesempurnaan.Dengan itu,kami penyusun memohon maaf jika dalam makalah ini
banyak kekurangan karena kami yang
membuatnya cuma manusia biasa yang punya banyak kekurangan...terima kasih.
Wassalam
Penulis
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam teori dan praktek,
Administrasi telah mengalami perubahan
yang sangat signifikan. Perkembangan itu dimulai pada masa sebelum lahirnya konsep Negara Bangsa hingga
lahirnya ilmu modern dan Administrasi yang
hingga saat ini telah mengalami beberapa kali pergeseran paradigma, mulai dari
model klasik yang berkembang daam kurun waktu 1855/1887 hingga akhir 1980an; New
Public Management (NPM) yang berkembang dälam kurun waktu akhir 1980an
hingga pertengahan 1990an; sampai kepada Good Governance yang berkembang
sejak pertengahan 1990an hingga saat ini.
Pergeseran paradigma
Administrasi tersebut, telah membawa
implikasi terhadap penyelenggaraan peran Administrasi khususnya terkait dengan pendekatan yang digunakan dalam
pembuatan dan pelaksanaan strategi; pengelolaan organisasi secara internal;
serta interaksi antara Administrasi Publik dengan politisi, masyarakat dan
aktor Lainnya. Implikasi yang demikian tentu saja pada akhirnya akan sangat menentukan corak dan ragam
dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan sebuah Negara, termasuk Indonesia. Corak
dan ragam tersebut akan sangat ditentukan oleh kondisi lokal yang ada di Negara
tersebut, dalam artian sejauh mana Administrasi di Negara tersebut telah menyesuaikan diri dengan
perkembangan paradigma yang ada; serta sejauh mana penyesuaian tersebut dilakukan dengan memperhatikan
konteks lokal dan permasalahan yang ada di Negara tersebut.
B.
Rumusan Masalah
Adapun
rumusan masalah yang pemakalah akan paparkan sebagai bahan diskusi,antara lain
:
A. Pengertian
Administrasi dan Pengertian Menurut Para Ahli
B. Mengenal
Ilmu Administrasi
C. Pengantar
Ilmu Adminisrasi
DAFTAR PUSTAKA
BAPPENAS,
2002, Public Good Governance: Sebuah Paparan Singkat, Jakarta:
Sekretariat Pengembangan Public Good Governance BAPPENAS
Sekretariat Pengembangan Public Good Governance BAPPENAS
Bovaird, Tony and Elke Loffler (Eds.), 2003, Public Management
and Governance, New York: Routledge
Denhardt, Robert B, 2002, The New Public Service.
Serving, not Steering, M.E. Sharpe, New York.
20 September 2010
5 Oktober 2010
DAFTAR ISI
Tinjauan
Makalah
Halaman
KATA PENGANTAR
............................................................................................... i
BAB 1 PENDAHULUAN
A) Latar Belakang
……………………………………………………………….. 1
B) Rumusan Masalah
…………………………………………………………..... 1
BAB 2 PEMBAHASAN
A) Pengertian Administrasi dan
Pengertian Menurut Para Ahli ………………… 2
B) Mengenal Ilmu Administrasi
………………………………………………… 3
-
Ilmu
Adminisrasi Publik …………………………………………………….. 3
-
Ilmu
Administrasi Bisnis ……………………………………………………. 3-4
-
Ilmu
Administrasi Sosial ……………………………………………………. 4
C) Pengantar Ilmu Administrasi
-
Perbedaan
Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Administrasi Pembangunan . 4
-
Pengelompokan
Ilmu Administrasi …………………………………………. 5
-
Perkembangan
Administrasi Sebagai Ilmu …………………………………. 5
-
Perkembangan
Ilmu Administrasi Di Indonesia ……………………………. 5-6
-
Hubungan
dan Kaitan Antara Administrasi,Organisasi dan Manajemen …... 6-7
-
Unsur-Unsur
Administrasi ………………………………………………….. 7
BAB 3 PENUTUP
A) Kesimpulan
………………………………………………………………….. 8
B) Saran …………………………………………………………………………. 8
DAFTAR PUSTAKA
............................................................................................ iii
BAB 3 PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari pembahasan materi
mengenai Ilmu Administrasi secara keseluruhan dapat kami simpulkan bahwa Administras memainkan peranan yang penting datam
penyel.enggaraan Pemerintahan. Baik buruknya penyetenggaraan pemerintahan dan
pelayanan Publik sangat ditentukan oleh kuatitas Administrasi Publik yang
diiniliki oleh suatu negara. Dalam konteks Negara Kesatuan RePublik Indonesia,
keberadaan Administrasi merupakan instrumen penting untuk mewujudkan
tujuan-tujuan negara yang termasuk dalam UUD 1945 antara lain untuk memajukan
kesejahteraaan urnum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ilmu administrasi telah mengalami perkembangan yang
terus-menerus. Perubahan tersebut terjadi baik pada lokus dan fokus. Apakah
pendidikan tinggi di Indonesia telah merespon perubaan tersebut dataran
kurikulum dan metode pembelajaran. Apakah administrasi Publik telah
berkontribusi dalam penyelesaian masalah-masalah adminsitrasi Publik dan juga
masalah-masalah negara dan bangsa yang tengah terjadi. Dalam pandangan penulis,
kontribusi ilmu administrasi masih belum optimal dalam menyelesaikan masalah
bangsa dan negara ini. Hal ini dapat terjadi karena dua hal (1) Kurikulum dan
metode pembelajaran Ilmu administrasi yang belum responsif terhadap perubahan
lingkungan, (2) pengembangan diri dan jaringan yang belum optimal dan kalangan
ilmuwan, alumni dan praktisi administrasi.
B. Saran
Kami
menyadari bahwa dengan selesainya makalah ini kami mempunyai saran yaitu dimana
kita bisa memahami tentang Ilmu Administrasi walaupun banyak kekurangan yang
anda dapatkan dalam makalah ini karena kami yang membuatnya cuma manusia biasa
yang tidak pernah lupuk dari kesalahan dan oleh sebab itu, kami butuh saran serta kritik dari pihak pembaca,
baik dari dosen maupun dari teman sekalian….terima kasih.
Pertanyaan Serta Jawaban
Tentang Ilmu Administrasi
Kelompok 1 : AYU ANDIRA
Pertanyaan : Bagaimana
tanggapan anda mengenai Modernisasi administrasi dalam prospek pengembangan
ilmu administrasi?
Jawaban : Kalau menurut kami
prospek perkembangan dimulai pada masa sebelum lahirnya konsep Negara bangsa
hingga lahirnya ilmu modern dan administrasi. Administrasi tersebut, telah membawa implikasi terhadap
penyelenggaraan peran Administrasi khususnya terkait dengan
pendekatan yang digunakan dalam pembuatan dan pelaksanaan strategi; pengelolaan
organisasi secara internal; serta interaksi antara Administrasi Publik dengan
politisi, masyarakat dan aktor Lainnya. Implikasi yang demikian tentu saja pada akhirnya akan sangat menentukan corak dan ragam
dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan sebuah Negara, termasuk Indonesia.
Kelompok 2 : ILHAM
Pertanyaan : Apakah perbandingan
antara administrasi masa lampau dan sekarang?
Jawaban : Kalau masa lampau:
Penggunaannya masih terbatas,masih menggunakan alat tulis dan sebagainya.
Sedangkan masa sekarang: Penggunaannya sudah maju
karena sudah adanya teknologi sehingga administrasi berjalan dengan cepat dan
lancar serta bisa mendapatkan aplikasi-aplikasi terbaik yang bisa digunakan
dalam administrasi.
Kelompok 4 : ASWIN
Pertanyaan : Apa yang menyebabkan
sehingga administrasi itu muncul?
Jawaban : Administrasi bisa
muncul karena adanya manusia yang dimana salah satu fungsinya dalam
pemerintahan termasuk dalam organisasi perusahaan yang dalam administrasi
tersebut terdapat perencanaan,pengorganisasian,pemberian perintah,koordinasi
dan pengawasan untuk mencapai suatu tujuan,dengan semua kegiatan tersebut itu
sehingga muncullah yang namanya administrasi.
Kelompok 5 : NURFADILAH.H
Pertanyaan
:
Bagaimana cara negara dalam proses berkembang dalam bidang administrasi sehingga
menjadi negara yang lebih maju?
Jawaban
:
Dengan cara pemerintah dan masyarakat saling bekerja sama dalam suatu kegiatan
untuk mencapai tujuan bersama,atau bekerja sama dengan baik dengan
negara-negara lain yang sudah lebih maju dalam bidang administrasi.
dila.14 (^_^/:)